Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

KRISTAL

  A. Kristal Kristal didefinisikan sebagai komposisi atom-atom zat padat yang memiliki susunan teratur dan periodik dalam pola tiga dimensi. Keteraturan susunan tersebut terjadi karena kondisi geometris yang harus memenuhi adanya ikatan atom yang berarah dan susunan yang rapat. Atom-atom bergabung membentuk padatan ( solid ), atom-atom itu mengatur dirinya sendiri dalam pola tatanan tertentu yang disebut kristal. Susunan khas atom-atom dalam kristal disebut struktur kristal. Struktur kristal terbentuk dari gabungan sel satuan yang merupakan sekumpulan atom yang tersusun secara khusus dan periodik berulang dalam tiga dimensi pada suatu kisi kristal. Kumpulan atom penyusun kristal sering juga disebut dengan basis dan kedudukan atom-atom di dalam ruang dinyatakan oleh kisi. Ditinjau dari strukturnya, zat padat dibagi menjadi tiga yaitu monocrystal (kristal tunggal), polycrystal , dan amorf . Pada kristal tunggal ( monocrystal ), atom atau penyusunnya mempunyai str...

General Structure Analysis System (GSAS)

File – file yang harus disiapkan: File eksperimen yang akan di refinemet dalam bentuk .raw.gsas. File parameter instrumen yang digunakan dalam bentuk .prm (misal xray_Cu.prm)

KARAKTERISASI X RAY DIFFRACTION ( XRD)

Karakterisasi material menggunakan X-Ray Difrraction (XRD) bertujuan untuk mendapatkan hasil struktur, orientasi kristal dan parameter kisi dari material tersebut. XRD memiliki konsep alat berdasarkan difraksi sinar-X. Apabila terdapat suatu benda yang dikenai oleh sinar-X maka akan terjadi pembiasan sinar-X oleh bidang kristal. Pembiasan tersebut akan memiliki panjang gelombang yang sama dengan jarak antar kisi kristal. Sinar-X kemudian ditangkap oleh detektor pada XRD dan diterjemahkan dalam puncak difraksi . Difraksi sinar-X akan menghasilkan pola-pola tertentu berdasarkan konfigurasi oleh atom yang menyusun kristal. Intepretasi geometris dari XRD dijelaskan oleh hukum Bragg yang ditunjukkan pada Gambar 2.6 . Gambar 2.6. Hamburan sinar-x pada kristal kubus    Sinar-X dengan panjang gelombang ( λ ) ketika mengenai atom pada bidang Bragg maka akan terjadi interferensi konstruktif. Interferensi ini terjadi apabila sinar yang terhambur sejajar dengan beda jarak nλ . Selanj...

PITA ENERGI

  A. Teori Pita Energi Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator (isolator) dan konduktor. Semikonduktor disebut juga sebagai bahan setengah penghantar listrik. Suatu semikonduktor bersifat sebagai insulator jika tidak diberi arus listrik dengan cara dan besaran arus tertentu, namun pada temperatur, arus tertentu, tatacara tertentu dan persyaratan kerja semikonduktor berfungsi sebagai konduktor, misal sebagai penguat arus, penguat tegangan dan penguat daya. Untuk menggunakan suatu semikonduktor supaya bisa berfungsi harus tahu spefikasi dan karakter semikonduktor itu, jika tidak memenuhi syarat operasinya maka akan tidak berfungsi dan rusak. Semikonduktor merupakan bahan yang dipakai dalam pembuatan komponen elektronika seperti resistor, dioda, transistor, kapasitor, dan lain sebagainya. Antara bahan yang satu dengan yang lainnya mempunyai sifat dasar dan karakteristik yang berbeda. Bahan semikonduktor yang sering...